Berguru dari Pahlawan Oranye

Spread the love

Penulis : Agus Yulianto
Penutur : Astuti Parengkuh
Ilustrasi Musik : Endah Fitriana


DOWNLOAD


Berguru dari Pahlawan Oranye

SD Permata Sari di Kabupaten Karanganyar adakan kegiatan outing class. Kegiatan ini bagian dari jeda tengah semester. Kegiatan outing class ini diikuti sebanyak 30 siswa dari kelas V.  Kegiatan Outing class  kali ini  berkunjung ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Kabupaten Karanganyar. Para siswa ingin belajar dengan petugas SAR mengenai penanggulangan bencana alam. Bita dan Morgen senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini.   Para siswa di dampingi Ibu Kumala sebagai wali kelasnya.

Para siswa sejak tadi pagi sudah berkumpul di depan Kantor BPD Karanganyar. Mereka  di sambut sama  kakak-kakak dari tim SAR. Sebelum kegiatan di mulai, mereka mendapat pengarahan terlebih dahulu. Bita dan Morgen juga siswa lainnya mendengarkan pengarahan dari petugas tim SAR dengan saksama. Petugas  yang memberi pengarahan bernama Kak Kiki. Berseragam warna orange.

Kak Kiki memberi pengarahan tentang petunjuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Jika adik-adik melihat di daerah sekitar rumah ada hutan atau ladang tiba-tiba kebakaran. Maka hal pertama yang kalian lakukan segera laporkan kepada ketua RT  atau warga setempat. Supaya mereka mengusahakan pemadaman api terlebih dahulu.

Bila api telah menjalar, adik-adik harap segera lapor kepada petugas SAR yang ada di daerah kalian,” jelas Kak Kiki di hadapan siswa SD Permata Sari.

“Kak, bagaimana caranya menghubungi TIM SAR?,” tanya Morgen penuh rasa ingin tahu.

“Nah, kalian bisa menghubungi nomor telepon XXX atau bagi yang punya smartphone bisa lewat Whatshap xxxx. Kunci utama ketika  terjadi bencana alam seperti kebakaran, angin topan, dan lainnya kita tidak boleh panik,” jelas kak Kiki sambil memperlhatkan sebuah gambar petugas yang sedang memadamkan api.

“Kak, kalau hanya kebakaran kecil. Langkah apa yang harus kita lakukan,” Bita tidak mau ketinggalan untuk ikut bertanya kepada petugas.

“Kalau hanya kebakaran kecil, misal adik-adik sedang mainan api tiba-tiba menjalar  kalau apinya tidak besar cukup disiram pakai air atau gunakan karung basah untuk menutup api tersebut,” setelah memberikan penjelasan Kak Kiki melanjutkan dengan memperagakan cara memadamkan api dengan alat yang sudah disiapkan. Selain itu para siswa juga dikenalkan dengan mobil pemadam kebakaran. Yang selama ini hanya mereka lihat di tv. Kak Kiki beserta beberapa rekannya memperagakan cara memadamkan api. Anak-anak sangat antusias sekali melihat petugas  memperagakan cara memadamkan api. Supaya tidak terkena bau asap, petugas meminta kepada anak-anak untuk memakai masker agar tidak mengganggu pernafasan.

Disela-sela praktek cara memadamkan api. Morgen bertanya kepada salah satu petugas SAR, “ Apa kakak tidak takut kebakar ketika menolong orang yang terjebak di dalam sebuah gedung?”

“Kenapa harus takut? Ini sudah menjadi tugas kami. Bahkan kami sudah siap menerima resikonya. Menolong orang itu hal yang kami utamakan,” jelas salah seorang wanita bertubuh tinggi, berambut pendek yang merupakan bagian dari tim SAR juga.

“Wah, kakak walaupun wanita tapi pemberani. Kakak benar-benar wanita tangguh. Melebihi superhero,” pujian yang menggelitik diberikan Morgen kepada  wanita itu. Wanita itu hanya tersenyum mendengar pujian dari Morgen. Nama kakak itu adalah Tina, merupakan satu-satunya wanita yang bergabung menjadi tim SAR.

“Nah, adik-adik, akhirnya praktek memadamkan api sudah selesai. Pesan kakak buat kalian mari menjaga lingkungan sekitar kita dengan baik. Jangan suka bermain api. Apabila kalian melihat bencana harap segera hubungi petugas SAR terdekat, “ pesan Kak Kiki kepada seluruh siswa SD Permata Sari. Mereka semua bahagia dan  senang telah mendapatkan ilmu tentang penanggulangan bencana.

Disela-sela penutupan kegiatan outing class Morgen pun memberikan julukan kepada petugas SAR sebagai pahlawan orange. Sebab mereka petugas kemanusiaan yang berani berkorban tanpa mengenal waktu. Setiap saat harus siap melayani masyarakat apabila dibutuhkan. Kakak-kakak dari tim SAR Kabupaten Karanganyar sangat senang sekali mendapatkan kunjungan dari para siswa SD Permata Sari. Mereka juga mengucapkan terimakasih atas sebutan yang diberikan sebagai Pahlawan Orange.**

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *