English Lesson – Di Mana Sepatuku?

Spread the love

Untuk mendengar audio, klik tombol di bawah ini:

Untuk mengunduh audio, silakan klik di sini.

Cerita: Muthia Sayekti

Penutur: Mutia Sayekti

 

“Sudah siap, Tera?” tanya  Difa kepada adiknya. Sore itu Difa ingin mengajak adiknya berjalan-jalan santai sambil mencari udara segar.

“Tunggu, aku belum pakai sepatu,” jawab Tera.

“Sini, mari kubantu…” kata Difa sambil menggandeng tangan adiknya ke tempat diletakannya rak sepatu. Kemudian Difa meletakkan tangan adiknya untuk meraba-raba sendiri dan menemukan alas kaki miliknya.

“Sebentar ya,  Difa…” ia kembali meraba-raba dengan ragu. Sampai akhirnya ia menemukan sepasang sepatu yang dirasa miliknya.

“Hey, Tera… that is my shoes, itu sepatuku” kata Difa menegurnya dengan halus. Ibu sesekali memang membelikan kedua putrinya sepatu kembar dengan ukuran yang berbeda. Kebetulan Tera saat itu keliru mengambil sepatu milik kakaknya.

“Oh, really? Iya kah…? I am sorry, Difa. So, where’s mine? Lalu, dimana ya yang punyaku?”

“Wait a moment… Tunggu sebentar, ya…” Difa ikut membantu mencarikan sepatu adiknya. Ternyata rak sepatu memang sudah begitu penuh. Banyak sepatu yang saling tumpuk.

“Is it mommy’s shoes? Apakah ini sepatunya ibu?” tanya Terra meraba-raba sepasang sepatu hak berbahan bludru.

“Yes, it is. It’s her shoes. Ya, betul sekali. Itu sepatunya ibu,” jawab Difa sambil dengan sabar membongkar satu demi satu tumpukan sepatu.

“How about this? It must be daddy’s shoes. Kalau yang ini? Ini pasti sepatunya ayah,” tanya Tera setelah meraba-raba sepatu fantofel hitam berukuran 43.

“Hahaha, that’s right, Tera. It is his shoes. How could you know? Hahaha Betul sekali, Tera. Itu sepatunya ayah. Bagaimana kamu bisa tahu?”

“It’s very big, Difa. Our daddy has big feet! Ini besar sekali, Difa. Ayah kita kan punya kaki yang besar!”

Difa terus mencari dan pada akhirnya menemukan sepatu milik Tera di bawah tumpukan sepatu olahraga ayahnya. 

“Nah, this is it! it is your shoes, Tera… Nah, ini dia! Ini sepatumu, Tera…” kata Difa sambil memberikan sepasang sepatu pada Tera. 

“Hore… akhirnya ketemu…” Tera pun segera menggunakan sepatunya. Ia sudah tak sabar untuk segera jalan-jalan sore dengan kakaknya.

“Are you ready? Sudah siap?” tanya Difa sekali lagi.

“Yes, I am ready! Let’s go!” jawab Tera bersemangat. Setelah keluar dari rumah, Tera merasakan kulitnya disentuh oleh angin yang lembut. Ah, sore yang cerah dan indah!

Temukan kami di sini!

Leave a Comment