Puisi : Danang Febriansyah
Ia masih lelap di los pasar
Ketika azan subuh belum menyapa
Dini hari ia datang
Menanti beban yang ‘kan singgahi punggungnya
Perempuan renta berkalung selendang
Ia simpan tenaga senjanya
Yang masih saja perkasa
Dalam tubuh wanita sahaja
Deru kendaraan berhenti
Perempuan renta segera bangkit dan menapak
Bersama kawan yang tak lagi muda
Beban berat lalu menghuni punggungnya
Terikat selendang yang tadi dikalungnya
Setelah mendapat perintah
Dari pemberi upah
Ia berjalan dan kaki tak beralas
Menggendong apapun ke dalam pasar
Secuil pengganti lelah ia kumpulkan
Demi senja yang bermakna
Perempuan renta tak berbekal keculasan
Tak punya hasrat meniup tipu daya
Seperti yang sering ia dengar
Tentang kisah orang-orang dalam gedung beratap keong.
2 April 2018