Oleh Ekohm
kupanggil namamu dalam hening rindu
ketika bara nyala di jurang gelap
dan tanggatangga jatuh menimpa
ada getir yang tumbuh dalam kegelapan itu
tak ada lentera jiwa
kupanggil namamu dalam sunyi pilu
ketika darah semakin ngalir meresap
dan jarum-jarum menyuntik daging
serupa kaing anjing yang kesakitan
ngilulah bertetes-tetes empedu racun
lalu kemana sajakah dirimu yang terkasih
kupanggil namamu berulang-ulang
sepertinya engkau enggan datang
lalu kemana sajakah cahaya putih
kupanggil namamu berkali-kali
sekerat dagingku meniadakan takdir diri
kupanggil namamu dalam hening rindu
serupa arca yang membisu
cinta yang harap
hujan melelehkan perjalanan
arca-arca sunyi
semakin batu
lalu kemana sajakah nyanyi nostalgia
kupanggil namamu berkali-kali
halaman-halaman rindu dalam pada kertas-kertas usang
cinta yang debar semakin rajin mengirim doa
Jakal KM 14 Jogja, 01 September 2012
(Joglosemar, 9 Juni 2013)