Puisi – Kepada Perempuan dengan Segudang Sabar di Dadanya

  • untuk ibuku, Ai Supriati –

DOWNLOAD

 

pernah kudengar dari wanita tua

ihwal secuil kisah tentang keraguan

yang ditumbukkan pada bebatuan di pinggir sungai

oh, betapa air matapun menderas di kilat matanya

kalimat mereka serupa belati terhunus di hati

namun engkau menelannya dengan perlahan

“hanya Tuhan yang berhak membalas”, katamu

 

dan jauh setelah itu,

ketika belahan jiwamu diambil kembali

mereka masih saja menggedor pintu rumahmu

meminta paksa semua yang kau miliki

“hanya Tuhan yang berhak membalas”, jawabmu masih sama

 

daun gugur satu-satu

menangisi angin yang selalu merampas waktu

sementara kau tetap setia dan tabah

menganyam pilu.

 

2010

*termuat dalam buku Surat Menjelang Lepas Lajang, 2011

Leave a Comment