Budi Setyawan
adalah gending gending dari getar gamelan yang
disentuh penabuh, seperti ada yang bergantian
tumbuh, membelah ruang menjadi bermacam jalan
bagi petualang. yang dipukul tetaplah timbul, yang
dipetik menyusun rintik. yang digesek tidaklah
sobek, yang ditiup mendebarkan hidup. seperangkat
nada dari tembang seperti pohon pohon kembang di
taman saling bergerak mengisi kisi kisi derap yang
acap rapat dan kadang bergoyang merentang luang.
adalah denting denting dari pernyataan sekaligus
pertanyaan, yang bergerak pada bentang kedatangan
dan kepergian, lalu diam-diam bermukim dalam
kenangan. kata kata bergerak pada ambang tafsiran,
antara yang diucapkan dan ditahan di dalam badan.
kapan dan di mana, semacam awalan atau pembuka,
kesederhanaan tentang apa apa yang menjadi tujuan
keingintahuan atau ihwal di luar lapis perkiraan.
apakah napas hanya ada saat ini dan di sini, atau
barangkali kekal dan meliputi.
adalah keping keping dari ingatan yang berjalan,
menyeruak lalu menelusuk hingga segala lekuk dan
ceruk detak kegaiban. seperti mencari keberadaan
diri di antara kelindan kabar yang mengunggah
keharuan berdenyar. demikian perlahan meraba raba
pegangan untuk bersandar pada galih angan yang
menegak ke langit begitu wingit. dan ternyata
bermacam variasi bunyi yang menguar itu begitu
disiplin bermain main hanya untuk mengantarkan
sekelumit sunyi.
Jakarta, 29 Juli 2018