Diane Uswatun Hasanah
Dia hanya perempuan yang membawa buku
Membuka lembarannya satu demi satu
Mengais rindu di belantara ilmu
Dia hanya perempuan yang membawa buku
Konon katanya, seni dan ilmu akan berjumpa di situ
Maka dunia aksara membikin dia candu
Tapi di sini, perempuan yang memegang buku bukanlah candu
Suatu ketika, perempuan yang memegang buku itu membikin gaduh
Si perempuan pergi ke dapur, dalam perhelatan tetangga baru
Mencuci gelas-gelas kotor bersama ibu-ibu
Praaang…!
Gelagar suara gelas pecah
Diiringi suara-suara lain
“Biasanya kan yang dipegang buku”
“Ah, dasar si kutu buku!”
Kali ini, perempuan yang membawa buku kembali merdeka dan berkuasa
Menggumuli lembaran-lembarannya
Sambil menanti datangnya purnama
Biodata Penulis
Penulis lahir di Surakarta, 05 Maret 1985, adalah mahasiswi alumni Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana UNS. Saat ini penulis tercatat sebagai dosen di Jurusan Tadris (Pendidikan) Bahasa Indonesia FITK IAIN Surakarta sekaligus Pengurus Forum Lingkar Pena (FLP) wilayah Jawa Tengah.
Karya yang pernah dihasilkan antara lain: cerpen Penjaga Jiwa (Majalah Mutiara Insan, 2017), cerpen Sebuah Kisah Cinta dalam antologi cerpen Berbeda (Jagat Abjad, 2014), puisi Di Suatu Sudut Kota Solo dan Titik-Titik Noda dalam antologi puisi Jeritan Hati (Lingkar Publishing, 2015), cerpen Kisah Bapak Tua (Orange, 2015), Surat Untuk Suamiku dalam Kumpulan 111 Surat Istimewa (Mazaya Publishing House, 2015), puisi Muhasabah Korupsi (Joglosemar, 2016), cerpen Sepuluh Ribu (Orange, 2016), puisi Aku Bukan Teroris! dalam Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta, 2016), dan artikel Membangun Moral Feeling (Hadila, 2016). Aktif menulis di kolom Kisah Hikmah Majalah Taqiyya Rosyida sejak Oktober 2015. Bagi yang ingin berkomunikasi dengan penulis, bisa dihubungi di nomor HP 085642035333, atau di facebook Dianne Uswatun Hasanah, bisa juga via email di dianneuh@gmail.com.