Sriwahyudi Eswe
sepertiya kamu mengenalku sejak tuhan menanam garam di seluruh lautan. sepertiya kamu pernah bicara padaku ketika bintang jatuh pertama kali. sepertinya kamu merasakan apa saja yang membuat kita bergetaran. sepertinya kita pernah menghitung kecepatan mata memahami perasaan. sepertinya kita pernah bertemu ketika malaikat menabur mimpi untuk kita yang masih balita. sepertiya kamu di sana menanti – nanti kabar dariku sambil tiduran di pasir pantai. sepertinya kita dipilih leluhur untuk menjadi sepasang elang, terbang menyusuri garis cahaya. sepertinya kita berubah menjadi mimpi di tengah kenyataan. sepertinya…
Jogja, Juli – Agustus 2018
Sepertinya aku baper dengan puisi ini
Terima kasih atas puisi yang begitu indah 🙂
Asik! Selamat mendengarkan. 🙂
suka sama puisinya
Terima kasih puisi yang sangat indah
Terima kasih sudah mendengarkan audiobook Difalitera. Ajak teman-teman yang lain juga ya, kak! 🙂
Ah, terima kasih banyak, kak! 🙂
Yuk, ajak teman-teman lain dengerin difalitera. 🙂