Puisi – Maaf, Bu

DOWNLOAD

Puisi Agus Yulianto

 

Teduh, aku memandang wajahmu

Di dalam kesepian, para malaikat menemanimu

Maaf, aku bukan malaikat itu

Sungguh malu aku, ketika usiamu mulai senja

Aku tak dapat bercerita tentang cinta dan kesetiaan

Wajahmu pucat serupa bulan cacat

Kau pun tak bisa menerka seperti apa harumnya bunga mawar atau melati.

 

Aku ingin memujamu seperti bulan purnama

Tetapi kau tertawa, kau terus tertawa

“buat apa pujaan itu, ketika kau tak peduli lagi pada usia senjaku,

tidakkah kau mencintaiku seperti aku  mencintaimu’, katamu

maka malam pun gelap, segelap  rumahku tanpa senyuman manismu.

Maaf, bu.

 

April 2018

 

 

 

 

Leave a Comment